Stok Shell Super Pulih Total di Jakarta, Jawa Barat, dan Banten Usai Disuplai 100 Ribu Barel BBM Pertamina

Kekosongan bahan bakar minyak (BBM) jenis Shell Super (RON 92) yang terjadi di sebagian besar wilayah Jakarta, Banten, dan Jawa Barat sejak pertengahan Agustus 2025 akhirnya berakhir. Shell Indonesia mengumumkan bahwa stok BBM andalan mereka tersebut telah kembali tersedia di jaringan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) mereka mulai Minggu (7/12/2025).

Pemulihan pasokan ini merupakan respons atas upaya serius Shell Indonesia dalam mengatasi kendala suplai yang terjadi selama berbulan-bulan. Titik balik ketersediaan stok terjadi berkat langkah strategis perusahaan untuk melakukan kerja sama pembelian bahan bakar murni atau base fuel dari PT Pertamina Patra Niaga (Persero) melalui skema business-to-business (B2B). Kembalinya Shell Super di lebih dari seratus titik SPBU ini diharapkan dapat meredakan kekhawatiran konsumen dan kembali menjamin pilihan BBM dengan oktan 92 di pasar domestik.

Kronologi Kelangkaan hingga Pasokan Kembali Normal

Kelangkaan Shell Super dilaporkan mulai terasa di wilayah Jabodetabek dan sekitarnya sejak pertengahan Agustus 2025. Kondisi ini membuat sejumlah SPBU Shell hanya dapat menjual BBM jenis lain seperti Shell V-Power, Shell V-Power Diesel, atau bahkan terpaksa tidak beroperasi penuh. Pihak Shell Indonesia sebelumnya mengungkapkan bahwa hambatan pasokan dan rantai distribusi merupakan penyebab utama kelangkaan ini, yang diakui sebagai kondisi di luar kendali mereka, termasuk isu yang berkaitan dengan perizinan impor dan Neraca Komoditas.

Kekosongan stok yang berlangsung lama ini memicu perhatian publik dan pemerintah, mengingat Shell merupakan salah satu operator swasta besar di Indonesia. Untuk menjamin stabilitas energi nasional, Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) lantas mendorong operator SPBU swasta untuk memanfaatkan pasokan BBM dari Pertamina.

Menindaklanjuti arahan tersebut dan untuk memastikan produk kembali tersedia bagi pelanggan setia, Shell Indonesia mencapai kesepakatan B2B dengan Pertamina Patra Niaga. Perjanjian tersebut mencakup pengadaan sebanyak 100.000 barel BBM yang menjadi kunci pemulihan stok. Distribusi pasokan tambahan ini mulai dilakukan pada pekan pertama Desember 2025, dan puncaknya, Shell Super kembali dijual di SPBU pada 7 Desember 2025.

Data Pemulihan dan Pernyataan Resmi Pihak Terkait

Pulihnya pasokan Shell Super mencakup area operasional utama Shell di Pulau Jawa bagian barat. Diperkirakan sekitar 107 SPBU Shell di wilayah DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat (termasuk Bogor, Depok, Bekasi, Bandung, dan Cirebon) kini kembali melayani pengisian BBM RON 92 tersebut. Di DKI Jakarta saja, terdata lebih dari 46 SPBU yang telah menjual Shell Super lagi.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, membenarkan adanya kerja sama ini. Beliau menjelaskan bahwa mekanisme penyediaan pasokan 100.000 barel tersebut dilakukan sesuai prosedur yang berlaku, dengan menjunjung tinggi aspek compliance dan governance dalam kerangka business-to-business.

Di sisi lain, Shell Indonesia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada konsumen melalui keterangan resminya. “Terima kasih telah setia menunggu bensin Shell kembali. Shell Super mulai tersedia kembali di SPBU Shell,” tulis manajemen Shell Indonesia pada Minggu (7/12).

Saat ini, Shell Super (RON 92) dipatok pada harga Rp13.000 per liter, mengacu pada penyesuaian harga BBM yang berlaku per 1 Desember 2025.

Dampak Langsung bagi Konsumen dan Stabilitas Layanan

Kembalinya Shell Super memberikan dampak positif yang signifikan bagi konsumen, terutama para pengguna kendaraan yang selama ini mengandalkan BBM RON 92 dari Shell. Selama masa kelangkaan, konsumen terpaksa beralih ke jenis BBM lain yang mungkin memiliki harga lebih tinggi (seperti Shell V-Power) atau beralih ke SPBU kompetitor, yang tentunya menimbulkan ketidaknyamanan. Dengan pulihnya stok, masyarakat kembali memiliki variasi pilihan dan dapat mengisi bahan bakar di SPBU favorit mereka.

Perlu dicatat, meskipun Shell Super sempat kosong, Shell memastikan bahwa produk BBM premium lainnya, seperti Shell V-Power (RON 95), Shell V-Power Nitro+ (RON 98), dan Shell V-Power Diesel, serta layanan non-BBM seperti Shell Select, bengkel SPBU, dan Shell Recharge tetap beroperasi normal. Hal ini menunjukkan upaya perusahaan untuk meminimalkan gangguan layanan secara keseluruhan meskipun menghadapi tantangan rantai pasok.

Upaya Menjaga Ketersediaan Energi Nasional

Pemulihan stok Shell Super di Jakarta, Banten, dan Jawa Barat melalui kerja sama Pertamina Patra Niaga menjadi contoh nyata sinergi antara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan operator swasta dalam menjaga ketersediaan energi di Indonesia. Kerja sama B2B ini merupakan solusi cepat yang diinisiasi untuk mengatasi krisis pasokan yang disebabkan oleh kendala logistik dan pengadaan.

Ke depannya, baik Shell maupun pemangku kepentingan terkait perlu terus memonitor dan memastikan rantai pasok BBM berjalan lancar. Langkah strategis pengadaan dari Pertamina ini diharapkan menjadi solusi berkelanjutan yang dapat diterapkan oleh operator swasta lain jika menghadapi kendala serupa, sehingga stabilitas pasar BBM di Indonesia tetap terjamin dan hak konsumen untuk mendapatkan layanan terbaik terpenuhi.

Bleed: Fitur Kunci Cetak yang Sering Dilupakan Desainer (dan Cara Memperbaikinya)Desain

Bleed: Fitur Kunci Cetak yang Sering Dilupakan Desainer (dan Cara Memperbaikinya)

Keunal AdminSeptember 25, 2025
Munculnya Pesaing Baru dari China yang Mengubah Peta Persaingan Teknologi GlobalBeritaTeknologi

Munculnya Pesaing Baru dari China yang Mengubah Peta Persaingan Teknologi Global

Muhamad JuwandiDecember 18, 2025
Cristiano Ronaldo Pastikan Piala Dunia 2026 Jadi Turnamen Terakhir, Ungkap Rencana Pensiun 1-2 Tahun Lagi!Olahraga

Cristiano Ronaldo Pastikan Piala Dunia 2026 Jadi Turnamen Terakhir, Ungkap Rencana Pensiun 1-2 Tahun Lagi!

Keunal AdminNovember 12, 2025