
BOGOR – Pendiri sekaligus Pejabat Eksekutif Tertinggi Meta, Mark Zuckerberg, dilaporkan sedang dalam proses memindahkan domisili utamanya dari negara bagian California. Bersama istrinya, Priscilla Chan, ia dikabarkan telah membeli sebuah properti tepi laut di kawasan eksklusif Indian Creek, Miami, Florida.
Kepindahan yang diproyeksikan selesai pada April 2026 ini bertepatan dengan usulan rancangan undang-undang pajak kekayaan baru di California. Langkah Zuckerberg mendapat perhatian luas karena dinilai mencerminkan tren perpindahan para eksekutif bisnis ke wilayah dengan kebijakan pajak yang lebih longgar. Keputusan ini juga berpotensi memberikan dampak terhadap penerimaan pajak dan proyeksi ekonomi California di masa depan.
Detail Properti Mewah di Indian Creek
Properti baru yang dibeli oleh Zuckerberg berlokasi di 2 Indian Creek Island Road dan merupakan bangunan yang baru selesai dibangun. Rumah mewah berbahan batu kapur dengan luas bangunan mencapai 27.669 kaki persegi ini berdiri di atas lahan seluas 1,84 hektar yang berbatasan langsung dengan perairan Teluk Biscayne. Berdasarkan estimasi agen perumahan setempat, nilai properti ini ditaksir berada di kisaran 150 juta hingga 200 juta dolar Amerika Serikat.
Hunian ini dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, mulai dari sembilan kamar tidur, pusat kebugaran, salon, ruang pijat, hingga perpustakaan yang memiliki lorong rahasia. Pada bagian interior, terdapat akuarium khusus berkapasitas 1.500 galon. Sementara itu, area luar ruangan menawarkan fasilitas seperti teras melingkar, kolam renang yang menghadap langsung ke laut, serta dermaga pribadi berskala besar.
Keamanan Berlapis dan Lingkungan Eksklusif
Kawasan Indian Creek merupakan pulau buatan seluas 300 ekar yang dikelola secara mandiri sebagai sebuah wilayah munisipalitas. Keamanan di pulau ini diberlakukan sangat ketat, dengan akses masuk yang dibatasi hanya melalui satu jembatan berpagar. Pemerintah lokal mempekerjakan 13 anggota kepolisian pribadi yang berpatroli selama 24 jam penuh melalui jalur darat, air, dan udara.
Pulau ini hanya memiliki 41 kaveling perumahan dengan populasi penghuni sekitar 84 orang, sehingga menawarkan tingkat privasi yang tinggi. Fasilitas komunitas di kawasan ini mencakup lapangan golf 18 lubang dan klub perdesaan eksklusif. Di lingkungan baru ini, Zuckerberg akan bertetangga dengan sejumlah tokoh publik terkemuka, termasuk pendiri Amazon Jeff Bezos, mantan atlet Tom Brady, dan investor Carl Icahn.
Menghindari Potensi Pajak Kekayaan California
Faktor utama yang disebut-sebut mendorong keputusan relokasi ini adalah usulan penerapan pajak kekayaan baru di California. Rancangan undang-undang tersebut mengusulkan pungutan satu kali sebesar lima persen terhadap total aset penduduk yang memiliki kekayaan bersih melebihi satu miliar dolar. Aturan ini dirancang untuk berlaku surut sejak 1 Januari 2026, jika disetujui dalam pemungutan suara pada bulan November mendatang.
Dengan estimasi kekayaan bersih Zuckerberg yang mencapai 239 miliar dolar, kebijakan ini berpotensi menimbulkan kewajiban pajak sebesar 12 miliar dolar. Karakteristik pajak ini dianggap memberatkan karena ikut menyasar kenaikan nilai saham yang belum direalisasikan. Artinya, para pemilik modal diwajibkan menyetor pajak dalam bentuk tunai atas aset investasi yang secara faktual belum mereka jual.
Dinamika dengan Warga di Palo Alto
Sebelum kabar pemindahan ini mencuat, Zuckerberg menetap di sebuah kompleks perumahan besar di kawasan Crescent Park, Palo Alto. Sejak tahun 2011, ia tercatat telah mengeluarkan dana lebih dari 110 juta dolar untuk mengakuisisi 11 rumah yang saling berdekatan. Proyek konstruksi yang berlangsung terus-menerus di kompleks tersebut sempat memicu keluhan dari warga sekitar.
Keluhan masyarakat di Palo Alto umumnya terkait dengan tingginya intensitas kebisingan, hilangnya ruang parkir jalan, dan berkurangnya privasi penduduk. Untuk meredakan situasi, Zuckerberg dilaporkan sempat membagikan penyuara telinga peredam bising kepada para tetangganya. Merespons keluhan warga, dewan kota setempat bahkan mulai merumuskan rancangan peraturan daerah untuk membatasi durasi pelaksanaan konstruksi perumahan swasta.
Tren Relokasi Pemimpin Perusahaan Teknologi
Kepindahan Zuckerberg memperlihatkan tren yang lebih luas di kalangan petinggi industri teknologi. Sejumlah pendiri perusahaan telah memindahkan domisili personal dan operasional bisnis mereka ke wilayah dengan regulasi pajak yang lebih ringan, seperti Florida dan Texas. Dua pendiri Google, Larry Page dan Sergey Brin, juga dikabarkan telah mengalihkan kepemilikan aset dan mendaftarkan entitas bisnis baru di luar California.
Gelombang perpindahan ini juga diikuti oleh pemindahan kantor pusat beberapa perusahaan besar. Perusahaan analitik data, Palantir Technologies, baru-baru ini mengumumkan pemindahan kantor operasional utama mereka ke Miami. Fenomena eksodus ini memicu peningkatan permintaan yang signifikan dalam sektor properti mewah di wilayah Florida bagian selatan.
Komitmen Filantropi Terakhir di California
Di tengah proses kepindahannya, Zuckerberg dan Priscilla Chan menginisiasi komitmen donasi bernilai besar di California. Pasangan ini memberikan dana senilai 50 juta dolar kepada Universitas Negeri Sacramento pada awal tahun 2026. Anggaran hibah ini dialokasikan untuk membangun pusat riset kecerdasan buatan serta laboratorium untuk program sains dan teknologi.
Proyek akademik tersebut diumumkan secara langsung oleh Gubernur Gavin Newsom. Sejumlah pengamat industri memandang investasi filantropi ini sebagai bentuk apresiasi atau hadiah perpisahan sebelum Zuckerberg menetapkan Florida sebagai domisili utamanya. Meski demikian, pernyataan resmi pihak Zuckerberg menegaskan bahwa investasi sosial tersebut bertujuan murni untuk mengembangkan kapasitas mahasiswa di kawasan pesisir barat.
Imbas Ekonomi terhadap Pendapatan Daerah
Pergeseran domisili para pemilik modal membawa konsekuensi ekonomi jangka panjang bagi negara bagian California. Potensi berkurangnya populasi pembayar pajak tertinggi dapat memengaruhi ketersediaan dana pemerintah untuk mendanai layanan publik esensial. Di sisi lain, Florida terus menerima keuntungan dari masuknya investasi baru, yang semakin memperkuat statusnya sebagai pusat bisnis nasional.
Arah kepastian kebijakan pajak ini pada akhirnya akan ditentukan melalui hasil pemungutan suara resmi pada bulan November 2026. Hasil dari proses legislasi ini diproyeksikan menjadi indikator utama dalam menentukan laju pergerakan modal antarwilayah di masa depan. Hingga saat itu tiba, para eksekutif diperkirakan akan terus melakukan penyesuaian aset guna melindungi portofolio keuangan mereka.


