Minum Kopi Saat Sahur? Simak Dampak Ini Bagi Tubuhmu

BOGOR – Memasuki bulan Ramadan 2026, banyak masyarakat Indonesia yang masih mengandalkan kopi saat sahur sebagai “senjata utama” untuk mengusir kantuk dan menjaga fokus selama bekerja. Namun, kebiasaan ini ternyata menyimpan berbagai risiko kesehatan yang dapat mengganggu kelancaran ibadah puasa jika tidak dilakukan dengan bijak.

Para ahli kesehatan mengingatkan bahwa kandungan kafein dalam kopi memiliki efek stimulan dan diuretik yang berpengaruh langsung pada kondisi fisik saat siang hari. Memahami dampak konsumsi kopi di waktu sahur menjadi sangat relevan bagi masyarakat agar tetap produktif tanpa harus mengorbankan kebugaran tubuh selama berpuasa seharian penuh.

Efek Diuretik dan Risiko Dehidrasi Selama Puasa

Salah satu dampak paling nyata dari minum kopi saat sahur adalah meningkatnya frekuensi buang air kecil atau efek diuretik. Pakar gizi masyarakat, dr. Tan Shot Yen, menjelaskan bahwa kafein merangsang ginjal untuk mengeluarkan lebih banyak cairan dari tubuh melalui urin.

“Kopi berefek diuretik. Bikin sering kencing dan kekurangan cairan jika seharian tidak minum,” ujar dr. Tan dalam keterangannya baru-baru ini. Jika tubuh kehilangan terlalu banyak cairan di pagi hari, risiko dehidrasi di siang hari akan meningkat secara signifikan. Hal ini sering ditandai dengan rasa haus yang berlebihan, lemas, hingga penurunan konsentrasi saat beraktivitas.

Gangguan Pencernaan dan Kenaikan Asam Lambung

Selain masalah hidrasi, kopi juga dikenal dapat merangsang produksi asam lambung. Mengonsumsi kopi, terutama jika dilakukan sebelum makanan berat masuk atau saat perut cenderung kosong, dapat melemahkan katup antara kerongkongan dan lambung.

Kondisi ini memicu refluks asam lambung atau GERD yang menimbulkan sensasi terbakar di dada (heartburn) dan mual. Bagi penderita maag, kebiasaan ini sangat tidak dianjurkan karena dapat memperburuk peradangan pada dinding lambung, sehingga membuat perut terasa tidak nyaman sepanjang hari.

Gangguan Pola Tidur dan Kelelahan Berulang

Banyak orang meminum kopi saat sahur agar tidak mengantuk saat bekerja, namun pakar gizi dari IPB University, Prof. Ali Khomsan, menyoroti bahwa kafein justru bisa mengganggu kualitas tidur secara keseluruhan. Kafein menghalangi efek adenosin, zat kimia di otak yang memicu rasa rileks, sehingga tubuh tetap terjaga lebih lama.

Meski memberikan dorongan energi instan, efek ini bersifat sementara. Saat kadar kafein dalam darah menurun, tubuh sering kali mengalami kelelahan yang lebih parah atau “crash”. Kurangnya waktu istirahat yang berkualitas akibat konsumsi kafein akhirnya membuat tubuh terasa tidak bugar saat menjalani rutinitas harian.

Saran Pakar dan Alternatif Konsumsi yang Sehat

Praktisi kesehatan dr. Tirta Mandira Hudhi memberikan pandangan bahwa minum kopi saat sahur sebenarnya diperbolehkan, namun dengan catatan harus siap dengan konsekuensinya. Sebagai alternatif yang lebih aman, ia menyarankan agar waktu minum kopi digeser ke malam hari setelah berbuka puasa atau setelah salat Isya.

“Kalau saya, waktu ngopi yang pas puasa tak geser pas habis Isya,” ungkap dr. Tirta. Dengan menggeser waktu konsumsi, efek kafein tidak akan mengganggu keseimbangan cairan tubuh di siang hari. Selain itu, masyarakat disarankan untuk mengganti kopi dengan minuman yang lebih menghidrasi seperti air kelapa, susu, atau air putih yang cukup menggunakan pola 2-4-2.

Menjaga Kebugaran Selama Ramadan

Penting bagi setiap individu untuk mengenali sensitivitas tubuh masing-masing terhadap kafein. Menjaga pola tidur yang konsisten selama 6-7 jam dan memastikan asupan gizi seimbang saat sahur jauh lebih efektif dalam menjaga stamina dibandingkan bergantung pada kafein.

Dengan mengatur waktu konsumsi kopi dan memastikan kecukupan cairan, masyarakat dapat tetap menikmati kopi kesukaan mereka tanpa mengganggu kesehatan. Fokus utama selama Ramadan adalah memastikan tubuh tetap terhidrasi dan cukup istirahat agar ibadah dapat berjalan dengan maksimal hingga hari kemenangan tiba.

Honor Pamer Konsep “Robot Phone”: Ponsel AI dengan Kamera Gimbal Otomatis yang Bisa Bergerak SendiriBeritaTeknologi

Honor Pamer Konsep “Robot Phone”: Ponsel AI dengan Kamera Gimbal Otomatis yang Bisa Bergerak Sendiri

Keunal AdminNovember 7, 2025
Dedi Mulyadi Klarifikasi Isu Wajib Sumbang Rp1.000 per Hari Lewat Program Rereongan SarebuBerita

Dedi Mulyadi Klarifikasi Isu Wajib Sumbang Rp1.000 per Hari Lewat Program Rereongan Sarebu

Keunal AdminOctober 9, 2025
Waspada Modus Penipuan “Iklan Google” Terbaru, Incar Saldo Rekening Pengguna!BeritaFinansial

Waspada Modus Penipuan “Iklan Google” Terbaru, Incar Saldo Rekening Pengguna!

Muhamad JuwandiDecember 11, 2025

Leave a Reply