Honor Pamer Konsep "Robot Phone": Ponsel AI dengan Kamera Gimbal Otomatis yang Bisa Bergerak Sendiri

JAKARTA – Perusahaan teknologi global, Honor, baru-baru ini menghebohkan industri smartphone dengan merilis video teaser yang memperkenalkan konsep futuristik bernama “Robot Phone”. Video yang dirilis pada pertengahan Oktober 2025 ini memamerkan sebuah ponsel yang mampu mengubah modul kameranya menjadi gimbal robotik yang dapat bergerak secara otonom.

Inovasi ini dipresentasikan sebagai visi Honor untuk masa depan perangkat AI, di mana smartphone tidak lagi hanya menjadi alat pasif, melainkan “rekan cerdas” yang dapat berinteraksi secara fisik dengan penggunanya dan lingkungan sekitar. Meski masih dalam tahap konsep, teknologi ini menandakan langkah ambisius Honor dalam mengintegrasikan robotika canggih langsung ke dalam perangkat genggam.

Apa Sebenarnya Konsep “Robot Phone” Honor?

Penting untuk dicatat bahwa “Robot Phone” yang ditampilkan Honor hingga saat ini (awal November 2025) masih berupa konsep visual yang dibuat menggunakan CGI (Computer-Generated Imagery), bukan produk komersial yang siap dijual. Konsep ini diperkenalkan bersamaan dengan peluncuran seri flagship Honor Magic8 di Tiongkok.

Video teaser tersebut menunjukkan sebuah ponsel yang tampak normal, namun memiliki modul kamera belakang yang dapat “bangkit” atau keluar dari bodi ponsel, berdiri di atas lengan mekanis kecil. Kamera ini kemudian dapat bergerak bebas, mirip dengan karakter robot Wall-E atau gimbal saku modern.

Tujuan dari pengenalan konsep ini adalah untuk memamerkan visi jangka panjang Honor di bawah strategi “Alpha Plan”, sebuah inisiatif investasi senilai $10 miliar untuk bertransformasi menjadi perusahaan ekosistem perangkat AI terdepan.

Teknologi Kamera Gimbal Mekanis: Pesaing DJI Osmo?

Fitur paling menonjol dari konsep ini adalah integrasi gimbal mekanis langsung ke dalam bodi ponsel. Selama ini, pengguna smartphone yang menginginkan stabilisasi video tingkat profesional atau pelacakan subjek yang dinamis harus bergantung pada aksesori eksternal, seperti gimbal dari merek DJI.

Konsep Honor Robot Phone berupaya menghilangkan kebutuhan tersebut. Berdasarkan analisis dari berbagai media teknologi seperti The Verge dan Kompas Tekno, gimbal ini memiliki beberapa kemampuan kunci:

  • Gerakan Otonom: Kamera dapat berputar (beberapa laporan menyebut hingga 360 derajat), miring, dan bergerak secara fisik untuk mengikuti subjek.
  • Stabilisasi Mekanis: Ini memberikan tingkat stabilisasi yang jauh lebih superior dibandingkan stabilisasi optik (OIS) atau elektronik (EIS) standar, karena secara aktif mengimbangi guncangan fisik.
  • Fungsi Pop-up: Saat tidak digunakan, modul kamera ini akan tersembunyi kembali ke dalam bodi ponsel, menjaga estetika perangkat tetap ramping.

Bagi para kreator konten dan vlogger, inovasi ini sangat signifikan. Pengguna dapat meletakkan ponsel di atas meja, dan kamera akan secara otomatis melacak wajah mereka saat berbicara atau bergerak, tanpa memerlukan operator kamera atau perangkat tambahan.

Digerakkan oleh AI: Dari Ponsel Menjadi “Rekan Cerdas”

Kecanggihan mekanis ini tidak akan berfungsi tanpa otak di baliknya: Kecerdasan Buatan (AI). Honor menekankan bahwa ini bukan sekadar smartphone dengan kamera yang bergerak, melainkan “perangkat AI generasi baru” dengan “mobilitas robotik”.

AI pada Robot Phone ini dirancang untuk:

  1. Pelacakan Cerdas (Auto-Tracking): AI akan mengidentifikasi subjek utama (seperti wajah manusia atau hewan peliharaan) dan secara otomatis mengarahkan gimbal untuk menjaga subjek tetap berada di dalam frame.
  2. Pembingkaian Otomatis (Auto-Framing): Sistem AI dapat menyesuaikan komposisi bidikan secara dinamis untuk hasil yang lebih sinematik.
  3. Interaksi Kontekstual: Dalam video konsep, ditunjukkan skenario di mana ponsel menyadari penggunanya telah meninggalkan ruangan, lalu kamera bergerak untuk mematikan lampu pintar secara otomatis. Ini menunjukkan visi interaksi multi-modal yang lebih dalam dengan ekosistem smart home.

Honor menyebut teknologi ini sebagai evolusi dari sekadar AI Phone menjadi Robot Phone, di mana AI tidak hanya memproses data, tetapi juga dapat bertindak secara fisik di dunia nyata.

Masa Depan “Robot Phone”: Penantian di MWC 2026

Meski konsep ini sangat menggugah, masyarakat masih harus bersabar. Berbagai sumber media kredibel, termasuk Selular.ID dan Jagat Gadget, mengonfirmasi pernyataan Honor bahwa detail lebih lanjut dan kemungkinan demonstrasi fisik (purwarupa) dari “Robot Phone” ini akan dipamerkan di ajang teknologi global Mobile World Congress (MWC) 2026 di Barcelona, Spanyol.

Langkah ini menunjukkan keseriusan Honor untuk tidak hanya bersaing dalam spesifikasi hardware konvensional, tetapi juga untuk mendefinisikan ulang kategori produk smartphone itu sendiri. Apakah ini akan menjadi standar baru dalam videografi mobile atau tetap menjadi konsep ambisius, MWC 2026 akan menjadi panggung pembuktiannya.

Perombakan Besar-besaran di Bea Cukai: Menkeu Purbaya Resmi Ganti Pejabat di Lima Pelabuhan UtamaBerita

Perombakan Besar-besaran di Bea Cukai: Menkeu Purbaya Resmi Ganti Pejabat di Lima Pelabuhan Utama

Keunal AdminJanuary 28, 2026
Persib Puncaki Klasemen Super League, Liga Indonesia Terancam Jadi Kompetisi Satu Klub?BeritaOlahraga

Persib Puncaki Klasemen Super League, Liga Indonesia Terancam Jadi Kompetisi Satu Klub?

Keunal AdminDecember 29, 2025
Resmi Meluncur, Internet Rakyat Tawarkan Kecepatan Sampai 100 Mbps Seharga Rp100 Ribu per Bulan!BeritaTeknologi

Resmi Meluncur, Internet Rakyat Tawarkan Kecepatan Sampai 100 Mbps Seharga Rp100 Ribu per Bulan!

Keunal AdminNovember 24, 2025