Purbaya Yudhi Sadewa Targetkan Ekonomi 6 Persen atau Siap Mundur

BOGOR – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menetapkan target pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 6 persen pada akhir tahun 2026. Purbaya secara terbuka menyatakan kesiapannya untuk mundur dari jabatan jika target tersebut tidak tercapai sebagai bentuk komitmen atas janji publiknya. Langkah ini diambil guna memutus tren pertumbuhan stagnan di angka 5 persen yang telah berlangsung selama dua dekade terakhir.

Pemerintah meyakini bahwa penguatan koordinasi antara kebijakan fiskal dan moneter akan menjadi kunci utama dalam mencapai angka tersebut. Dengan menghidupkan kembali peran sektor swasta dan mengoptimalkan belanja negara, otoritas keuangan optimistis mesin ekonomi nasional dapat bergerak lebih cepat meskipun di tengah ketidakpastian global.

Strategi Injeksi Likuiditas dan Percepatan Belanja

Pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp200 triliun untuk memperkuat likuiditas sistem perekonomian nasional guna mendorong ekspansi sektor swasta. Pada kuartal pertama 2026, realisasi belanja negara ditargetkan mencapai Rp809 triliun untuk menciptakan efek berganda bagi konsumsi domestik. Bank Indonesia juga telah menurunkan suku bunga acuan total 150 basis poin sejak akhir tahun lalu untuk menopang biaya modal bagi pelaku industri.

Efisiensi Program Gizi dan Reformasi Internal

Badan Gizi Nasional merancang langkah efisiensi pada program Makan Bergizi Gratis dengan memangkas jadwal penyaluran dari enam menjadi lima hari seminggu. Langkah ini diperkirakan mampu menghemat anggaran negara hingga Rp40 triliun per tahun yang akan dialokasikan sebagai bantalan fiskal. Di sisi lain, Kementerian Keuangan melakukan rotasi personel pada Direktorat Jenderal Pajak dan Bea Cukai serta pembenahan sistem Coretax untuk memperkuat integritas dan penerimaan negara.

Proyeksi Pertumbuhan dan Ketahanan Nasional

Eskalasi konflik militer di Timur Tengah pada akhir Februari 2026 menjadi tantangan eksternal utama yang berdampak pada gangguan penerbangan internasional jemaah umrah Indonesia. Meski demikian, pemerintah memastikan APBN tetap kuat menjadi peredam kejut guna menjaga daya beli masyarakat dan menahan kenaikan harga energi. Pencapaian target 6 persen dipandang sebagai pijakan awal untuk membawa Indonesia keluar dari jebakan pertumbuhan menengah menuju visi Indonesia Emas 2045.

Usulan Pemindahan Gerbong Perempuan KRL Ditolak, Pengamat Sebut Tidak Masuk AkalBerita

Usulan Pemindahan Gerbong Perempuan KRL Ditolak, Pengamat Sebut Tidak Masuk Akal

Muhamad JuwandiApril 30, 2026
Bikin Resah Warga! Delapan Remaja Berlagak ‘Pocong Jadi-jadian’ di Jateng Berhasil Diamankan PolisiBerita

Bikin Resah Warga! Delapan Remaja Berlagak ‘Pocong Jadi-jadian’ di Jateng Berhasil Diamankan Polisi

Keunal AdminMay 29, 2026
Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius, WHO Minta Publik Tetap Waspada Tanpa Perlu PanikBeritaSehat

Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius, WHO Minta Publik Tetap Waspada Tanpa Perlu Panik

Muhamad JuwandiMay 6, 2026