
BOGOR – Pemerintah Kota Bogor mulai membongkar Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di depan Stasiun Bogor sebagai bagian dari penataan kawasan dan peningkatan keselamatan pengguna jalan. JPO yang berada di Jalan Kapten Muslihat itu akan digantikan dengan pelican crossing yang dilengkapi lampu penyeberangan bagi pejalan kaki.
Pembongkaran dilakukan setelah hasil kajian menyatakan struktur JPO sudah tidak layak digunakan. Selain alasan keselamatan, pemerintah juga ingin menghadirkan fasilitas penyeberangan yang lebih mudah diakses oleh seluruh masyarakat, termasuk lansia, anak-anak, dan penyandang disabilitas.
Pembongkaran Dilakukan Bertahap
Proses pembongkaran dimulai pada malam hari untuk meminimalkan gangguan terhadap arus lalu lintas dan aktivitas masyarakat di sekitar Stasiun Bogor. Selama pekerjaan berlangsung, sejumlah ruas jalan di kawasan tersebut ditutup sementara pada jam-jam tertentu dan dilakukan rekayasa lalu lintas.
Pemerintah menargetkan proses pembongkaran selesai dalam beberapa hari sebelum dilanjutkan dengan pembangunan fasilitas penyeberangan baru. Pengguna jalan diimbau mengikuti petunjuk petugas selama pekerjaan berlangsung agar lalu lintas tetap aman dan tertib.
JPO Diganti dengan Pelican Crossing
Setelah JPO selesai dibongkar, Pemerintah Kota Bogor akan membangun pelican crossing sebagai sarana penyeberangan utama. Fasilitas ini merupakan zebra cross yang dilengkapi lampu lalu lintas dan tombol penyeberangan sehingga kendaraan akan berhenti ketika pejalan kaki hendak menyeberang.
Pemerintah menilai pelican crossing lebih mudah digunakan dibandingkan JPO yang mengharuskan masyarakat menaiki dan menuruni tangga. Kehadiran fasilitas ini diharapkan memberikan kenyamanan sekaligus meningkatkan aksesibilitas bagi seluruh pengguna jalan.
Pertimbangan Keselamatan Menjadi Prioritas
Keputusan membongkar JPO didasarkan pada hasil evaluasi teknis yang menunjukkan kondisi bangunan mengalami kerusakan sehingga tidak lagi memenuhi aspek keselamatan. Karena itu, pemerintah memilih mengganti fasilitas tersebut dibanding melakukan perbaikan.
Selain menjaga keselamatan masyarakat, langkah ini juga menjadi bagian dari upaya menata kawasan Stasiun Bogor yang setiap hari dipadati aktivitas penumpang kereta dan kendaraan bermotor.
Penataan Kawasan Stasiun Bogor
Pembangunan pelican crossing menjadi salah satu bagian dari penataan kawasan sekitar Stasiun Bogor agar lebih ramah bagi pejalan kaki. Pemerintah berharap perubahan tersebut dapat menciptakan budaya berlalu lintas yang lebih tertib dengan memberikan prioritas kepada pejalan kaki saat menyeberang.
Selama proses pembangunan berlangsung, masyarakat diimbau memperhatikan rambu-rambu lalu lintas dan mengikuti arahan petugas di lapangan untuk menghindari kemacetan maupun potensi kecelakaan.
Fasilitas Baru Diharapkan Tingkatkan Kenyamanan
Dengan hadirnya pelican crossing, akses keluar masuk kawasan Stasiun Bogor diharapkan menjadi lebih praktis tanpa harus menggunakan tangga JPO. Pemerintah juga optimistis fasilitas baru tersebut mampu meningkatkan keselamatan sekaligus mendukung konsep kota yang lebih ramah bagi pejalan kaki.
Ke depan, evaluasi terhadap efektivitas pelican crossing akan terus dilakukan untuk memastikan fasilitas tersebut dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat dan pengguna jalan di kawasan Stasiun Bogor.


